Dongeng Nusantara Sebelum Tidur (Nusantara Bedtime Legends) artwork
Dongeng Nusantara Sebelum Tidur (Nusantara Bedtime Legends)S1 · E11:2116 plays Members only

Si Kancil dan Buaya Penjaga Sungai

0:00 / 1:21

This episode is for members. Sign up free or log in to hear the whole episode.

RSS
Show notes

Dongeng malam ini

Kita mulai dari dongeng paling terkenal di Nusantara. Kancil lapar, kebun mentimun ada di seberang sungai, dan sungai itu penuh buaya yang juga lapar. Kancil tidak bisa berenang, tetapi Kancil bisa berhitung.

  • Asal cerita: Sumatra dan Semenanjung Melayu, dikenal juga di Jawa sebagai Sang Kancil
  • Pelajaran malam ini: akal yang cerdik lebih berguna daripada gigi yang tajam
  • Suara yang terdengar: arus sungai, jangkrik, gamelan pelan
  • Pertanyaan untuk besok pagi: apakah buaya pantas ditipu, atau Kancil yang nakal
  • Kata sulit yang diulang: menyeberang, menghitung, punggung
  • Durasi 18 menit

Kamis depan kita ke Jawa Tengah menemui Timun Mas. Selamat tidur.

Transcript
Selamat malam, anak-anak, dan selamat malam juga untuk ayah dan ibu yang sedang menemani. Nama saya Wahyu, dan ini adalah Dongeng Nusantara Sebelum Tidur. Lampu teras sudah dinyalakan, jangkrik sudah mulai bernyanyi, dan malam ini kita akan ke Sumatra, ke tepi sebuah sungai besar yang airnya coklat dan dalam. Di tepi sungai itu ada seekor kancil. Kancil itu kecil, cepat, dan perutnya sedang keroncongan. Di seberang sungai ada kebun mentimun yang segar. Tetapi di dalam sungai ada buaya. Bukan satu, bukan dua, tetapi banyak sekali, dan semuanya juga lapar. Kancil tidak bisa berenang. Kancil tidak bisa terbang. Kancil hanya punya satu hal: akal. Apa rencananya? Tarik selimutmu, pejamkan mata, dan ikut saya ke tepi sungai. Kalian mendengarkan di Witspeak Podcasts, tempat dongeng dibacakan pelan sampai kalian tertidur.
Open as text

More from Dongeng Nusantara Sebelum Tidur (Nusantara Bedtime Legends)

S1 · E2Sep 5, 20261:1824 plays Preview

Timun Mas dan Raksasa Hijau

Seorang ibu di Jawa Tengah mendapat anak dari sebuah biji timun, tetapi raksasa hijau menagih janjinya. Timun Mas lari dengan empat bungkusan ajaib. Cerita tentang keberanian dan cinta seorang ibu.